Sabtu, 17 September 2011

Mempercepat Koneksi Internet

,
Mempercepat Koneksi Internet



Di artikel ini saya sedikit berbagi tips mengenai beberapa hal yang biasanya saya lakukan untuk sedikit Mempercepat Koneksi Internet. Sebenarnya tidak bisa dikatakan mempercepat, karena meningkatnya koneksi tergantung pada alat (modem), sinyal atau jaringan, dan paket koneksi internet yang kita pakai.

Cara saya dan mungkin banyak teman-teman sudah lakukan untuk mempercepat koneksi internet ini sebenarnya lebih ke meningkatkan page load (me-load halaman web) saat kita browsing atau bisa dikatakan memonopoli bandwidth. Cara yang saya lakukan yaitu meliputi tweaking browser dan juga pemakaian tool tambahan. Dan cara ini bisa digunakan untuk koneksi internet apapun.  
Berikut cara Mempercepat Koneksi Internet yang biasanya saya lakukan:

Tweak Registry

   1. Start –> Run
   2. Ketikkan “regedit” –> OK
   3. Cari alamat HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/Current ControlSet/services/Tcpip/ServiceProvider
   4. Di direktori ServiceProvider ubah nilai berikut:
      - DnsPriority = 1
      - HostsPriority = 1
      - LocalPriority = 1
      - NetbtPriority = 1
   5. Restart komputer

Mengubah Bandwidth pada Windows

   1. Start –> Run
   2. Ketikkan “gpedit.msc” –> OK
   3. Pada Computer Configuration, pilih Administrative Templates
   4. Klik Network –> QoS Packet Scheduler
   5. Pada window sebelah kanan, double klik limit reservable bandwidth
   6. Ubah setting menjadi enabled
   7. Ubah bandwidth limit (%) menjadi 0 (nol)
   8. OK



Mozilla Firefox 150x150 Mempercepat Koneksi InternetRekomendasi: gunakan versi Mozilla Firefox yang paling baru, karena selain lebih cepat juga lebih aman dari versi yang lama.

   1. Jalankan Mozilla Firefox
   2. Pada address bar ketikkan about:config
   3. Set konfigurasi seperti berikut ini:
      Untuk pengguna DSL :
      - Set “network.http.pipelining : true”
      - Set “network.http.proxy.pipelining : true”
      - Set “network.http.pipelining.maxrequests : 64?
      - Klik kanan, pilih New –> Integer, beri nama “nglayout.initialpaint.delay”. Beri nilai 0 (nol)

      Untuk pengguna ADSL (contoh yang menggunakan ADSL: modem Speedy) :
      - Set “network.http.max-connections : 64“
      - Set “network.http.max-connections-per-server : 21“
      - Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 8“
      - Set “network.http.pipelining : true”
      - Set “network.http.pipelining.maxrequests : 100“
      - Set “network.http.proxy.pipelining : true”
      - Klik kanan, pilih New –> Integer, beri nama “nglayout.initialpaint.delay”. Beri nilai 0 (nol)

      Untuk pengguna Dial Up (contoh yang menggunakan Diap Up: modem (pada umumnya) dan HP modem):
      - Set “browser.cache.disk_cache_ssl : true”
      - Set “browser.xul.error_pages.enabled : true”
      - Set “network.http.max-connections : 32“
      - Set “network.http.max-connections-per-server : 8“
      - Set “network.http.max-persistent-connections-per-proxy : 8“
      - Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 4“
      - Set “network.http.pipelining : true”
      - Set “network.http.pipelining.maxrequests : 64“
      - Set “network.http.proxy.pipelining : true”
      - Set “plugin.expose_full_path : true”
      - Set “signed.applets.codebase_principal_support : true”
      - Set “content.max.tokenizing.time : 3000000“
      - Set “content.notify.interval : 750000”
      - Klik kanan, pilih New –> Integer, beri nama “nglayout.initialpaint.delay”. Beri nilai 0 (nol)
   4. Restart Mozilla Firefox

1 komentar:

Posting Komentar